Rindu

Rindu.

yaa…saya Rindu…

Saya rindu dengan Dia. Dia yang hanya sebentar saja menghabiskan waktunya dengan saya, namun menjadi orang yang paling lama singgah di hati.

Hingga saat ini.

yaa…saya belum bisa move on. saya masih memikirkan kamu. yaa..kamu, kamu yang ada disana. yang sedang merajut kasih dengan perempuan yang lebih baik dari saya.

Saya tidak pernah mau mengganggu kalian, tidak pernah ada niat sedikitpun.

Dulu saat kita berpisah, saya pernah bilang kan kalau saya mau menata hati saya untuk kamu, untuk kamu seorang. Karena saya tidak mau menjadi orang jahat yang memikirkan dua orang, saya tidak mau menyakiti kamu yang sudah amat sangat baik dan sempurna buat saya. Kamu juga lah yang sudah membuat saya lupa dari orang jahat yang dengan bodohnya bisa saya sayangi.

Namun, mungkin saya adalah orang yang termakan dengan gengsi dan pikiran saya sendiri, saya naif. mungkin munafik. atau memang munafik?

Kita pernah berjanji untuk bertemu di kota yang kita singgahi ini kan? Apa kamu masih ingat? Mungkin sudah tidak. Sudah 3 tahun lamanya yaa…

Tapi janji yaa memang tinggal janji.

Sewaktu awal kita singgah di kota ini untuk menuntut ilmu, saya sudah siap, hati saya pun sudah siap. Hati saya memang sudah untuk kamu, kamu seorang. tapi saya bukan lah orang yang mudah mengungkapkan isi hati, bahkan saya sering bertindak bertolak belakang dengan apa yang ada di hati saya. Saya sering menyakiti kamu, karena saya sayang sama kamu. Saya tidak mau kamu mendapatkan orang seperti saya, yang tidak lebih dari kamu. Kamu  amat sangat baik dan sempurna. Haruskah kamu mendapatkan orang seperti saya? Saya rasa tidak. Kamu tahu kenapa saya bisa berkata tidak? Karena saya teramat sayang kepada kamu.

Munafik. yaa..saya memang munafik.

Saya tidak menyalahkan kamu, bahkan saat kamu menulis isi hati dan pikiranmu di dalam blog mu. yaa..kamu memang tidak salah, tapi saya sangat kecewa dengan apa yang kamu tulis disana, walaupun itu memang hak mu untuk menuliskan hal seperti itu. Maaf kalau ternyata saya sejahat itu di pikiranmu, tapi itu semuanya tidak benar.

Saya tidak pernah mau mengganggu kamu dan dia. Saya juga tidak pernah menggodamu atau bahkan mau merebut kamu dari dia. Kapan saya melakukan hal itu? kenapa kamu bisa bilang seperti itu?😦

yaa…mungkin itu memang salah saya…

Saya hanya mau move on. Saya mau move on dari kamu yang sudah lebih dulu move on dari saya.

Saya mau menggapai kebahagiaan saya yang ternyata bukan kamu. Kamupun sudah menggapai kebahagiaan kamu yang bukan saya.

-uti

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: